ingatkah kau saat pertama kita berjumpa?
disatu pagi yang mengawali cerita.
ibarat mentari yang menghangatkan suasana.
dikala kau tersenyum begitu mempesona.
bersantai sejenak memahami kehadiranmu.
memperhatikan semua gerak gemulaimu.
memandang menyanjung kedua matamu.
yang harus kau tau akulah pengagummu...
ketika langkah kita menuntun untuk berjabat.
dari jauh kulihat hingga kemudian bertatap.
satu sapaan hangat meski begitu singkat.
permulaan sebelum kita menjadi lebih dekat.
mencoba merangkai kata untuk satu cengkrama.
menghilangkan keraguan dengan seutas canda.
mencairkan ketegangan dengan melepas tawa.
hingga saat ini kita saling mengenal nama.
waktu berlalu cepat memisahkan kita hari ini.
sambutlah malam mu dengan senyum berseri.
jangan pernah kau merasa sepi dimalam ini.
karna aku akan selalu ada untuk menemani.
menuju larut berangsur menutup hari.
mengakhiri dan memulai hidup didalam mimpi.
akan kusambut esok pagi dengan pasti.
mengingat kehadiranmu yang begitu berarti...
setelah beberapa hari terlewati penuh harapan.
semua ini tidak seperti apa yang kuinginkan.
menyadari kebahagiaanmu harus kutinggalkan.
aku mengalah, tetapi jangan pernah terlupakan.
jiwaku terlalu lemah menahan rasa ini.
menahan semua yang kurasa dalam hati.
aku hanya seorang yang selalu mengagumi.
mengingat semua hanyalah sebuah mimpi.
reff;
aku sadar...
tidak seharusnya aku memaksa memasuki kehidupanmu.
aku sadar...
tidak mungkin aku dapat membahagiakanmu.
aku sadar...
sudah seharusnya aku berhenti mengharapkanmu.
aku sadar...
kini harus aku akhiri, biarkan semuanya berlalu.
tetaplah jalani harimu dengan senyumanmu.
tetaplah menjadi keindahan dalam peranmu.
izinkan aku untuk tetap ceria mengenalmu.
ketahuilah...rasa ini hanya untukmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar