Senin, 25 Maret 2013

Saha Maraneh?


*saha maraneh ? make iket samping  kirutna sirah,gulak-golek mawa sakarung panineungan sunda nu baheula...
 panon poe dinu kepelan lengeun kenca,katuhu...
 beurang peuting ngagurah na dadakahayang nu moal pareumku angin kidul...

*saha maraneh ? make pangsi hideung na awak ngagebleg nutupan herangna hate nu caang nga genclang...
 panon moncorong kawas meong rek nga rungkeb badul...
 sopan handap asor ngalewihan rahayat jaman karaton candra dimuka bangsa mahabarata...

****
 .saha maraneh ???
 .aing orang sunda  
 .saha maraneh ???
 .aing orang sunda

Kamis, 21 Maret 2013

Aku Mengagumimu


ingatkah kau saat pertama kita berjumpa?
disatu pagi yang mengawali cerita.
ibarat mentari yang menghangatkan suasana.
dikala kau tersenyum begitu mempesona.

bersantai sejenak memahami kehadiranmu.
memperhatikan semua gerak gemulaimu.
memandang menyanjung kedua matamu.
yang harus kau tau akulah pengagummu...

ketika langkah kita menuntun untuk berjabat.
dari jauh kulihat hingga kemudian bertatap.
satu sapaan hangat meski begitu singkat.
permulaan sebelum kita menjadi lebih dekat.

mencoba merangkai kata untuk satu cengkrama.
menghilangkan keraguan dengan seutas canda.
mencairkan ketegangan dengan melepas tawa.
hingga saat ini kita saling mengenal nama.

waktu berlalu cepat memisahkan kita hari ini.
sambutlah malam mu dengan senyum berseri.
jangan pernah kau merasa sepi dimalam ini.
karna aku akan selalu ada untuk menemani.

menuju larut berangsur menutup hari.
mengakhiri dan memulai hidup didalam mimpi.
akan kusambut esok pagi dengan pasti.
mengingat kehadiranmu yang begitu berarti...

setelah beberapa hari terlewati penuh harapan.
semua ini tidak seperti apa yang kuinginkan.
menyadari kebahagiaanmu harus kutinggalkan.
aku mengalah, tetapi jangan pernah terlupakan.

jiwaku terlalu lemah menahan rasa ini.
menahan semua yang kurasa dalam hati.
aku hanya seorang yang selalu mengagumi.
mengingat semua hanyalah sebuah mimpi.

reff;

aku sadar...
tidak seharusnya aku memaksa memasuki kehidupanmu.
aku sadar...
tidak mungkin aku dapat membahagiakanmu.
aku sadar...
sudah seharusnya aku berhenti mengharapkanmu.
aku sadar...
kini harus aku akhiri, biarkan semuanya berlalu.

tetaplah jalani harimu dengan senyumanmu.
tetaplah menjadi keindahan dalam peranmu.
izinkan aku untuk tetap ceria mengenalmu.
ketahuilah...rasa ini hanya untukmu.


sesuatu yang tidak pernah terberi


malam ini kucoba sejenak merenung.
mencoba memahami dan mencoba untuk lebih mengerti.
tentang keadaanmu yang tidak lagi sendiri.
aku mohon maaf...
jika aku memilih untuk pergi.

terima kasih untuk beberapa hari lalu.
aku akui kehadiranmu begitu berarti bagiku.
meski kau sempat berkata merasa nyaman bersamaku.
aku sadar...
kau akan lebih tenang tanpa kehadiranku.

biarkanlah rasaku ini kusimpan dalam hati.
rasa ingin memiliki yang tak mungkin kudapati.
percuma saja jika ku biarkan cinta ini terus bersemi.
aku menyerah...
lebih baik aku pergi.

aku tidak akan pernah menyesal telah mengenalmu.
meski aku menjauh, aku tidak akn pernah melupakanmu.
jika datang satu keajaiban kau menginginkanku.
datanglah padaku...aku pasti ada untukmu...

teruntukmu yang selalu aku kagumi.
teruntukmu yang membuat hariku berarti.
teruntukmu yang selalu aku cintai.
aku meminta maaf untuk semuanya...

kenanglah aku...saat aku tak lagi dihadapanmu.
kenanglah aku...saat aku tak lagi disisimu.
kenanglah aku...saat aku tak lagi menjagamu.
kau akan selalu kukenang indah didalam hatiku.

maaf...jika aku telah membuatmu kesal.
maaf...jika aku telah membuatmu bersedih.
maaf...jika aku telah membuatmu menangis.
dan terima kasih untuk senyumannya.
untuk semuanya.
salam sayang...

arki tirta...

semuanya begitu berarti


yahh...
tersenyum sejenak dan bersajak didalam hati...
'seperti inilah hari yang ku inginkan, dari dulu...'
aku belajar cara mencintai.
dan aku tidak akan melupakan cara untuk melepaskan.
terima kasih atas waktunya.
terima kasih atas senyumannya.
malam ini begitu indah.
bersama bintang yang tak gundah.
aku tuliskan penghargaan ini untukmu...

seorang gadis yang mengawali hidup sesungguhnya dikeramaian restoran.
disela pekerjaan yang ia perjuangkan.
dengan keringat lusuh diwajahnya yang tak sengaja ia perlihatkan.
tersimpan senyuman yang menyegarkan hiruk pikuk pelayanan.
sempat ragu untukku mengenalinya dengan perkenalan.
hingga satu perhatian aku berikan sesaat sebelum tutupnya penjualan.
ia tersenyum tersipu malu.
begitupun aku...
pekan demi pekan berlalu...
dan suatu hari aku mencarimu dikala aku merasa kehilanganmu...
aku tidak menemukanmu.
untuk minggu depan aku masih berharap.
akhirnya..senyuman itu kembali bercahaya ibarat mentari pagi.
begitu hangat...begitu bersemangat.
tidak ada sepatah kata yang ia lontarkan.
masih tetap dengan senyumannya yang begitu menawan.
hingga...
satu malam aku mencoba membuat satu karya untuk perhatianmu.
disimpan rapih menyusun waktu yang tepat.
hingga akhirnya...
aku berjalan menapaki koridor menuju tempat dimana kau berada.
dan...dengan keyakinan aku memperlihatkannya.
terima kasih kau suka dengan karyaku.
hari demi hari terlewati.
kita semakin dekat...
hingga malam ini kita dapat berjalan bersama menuju perhelatan.
terima kasih gadis manis...
walaupun aku sadar ini hanya sekejap.
aku begitu menikmatinya.
akan kukenang kisah kita untuk SELAMANYA...

yang selalu menyayangimu...

ARKI TIRTA...